Minggu, 02 Juni 2013

10 Hal Yang Dikatakan Orang Luar Biasa Setiap Hari

Perubahan besar dalam hidup ini bisa dimulai dari hal-hal kecil. Seperti halnya membiasakan diri mengatakan sesuatu yang positif dalam aktivitas sehari-hari. Pada artikel kali ini kami uraikan 10 hal yang dikatakan orang luar biasa setiap hari versi inc.com. Silahkan Anda katakan setiap hari untuk karyawan Anda, kolega, anggota keluarga, teman, dan semua orang yang Anda sayangi :

“Inilah Apa yang Saya Pikirkan”

Ketika Anda diberi wewenang tertinggi dalam mengambil keputusan, itu bukan berarti Anda lebih pintar, atau wawasan Anda lebih dari orang lain. Tampung pernyataan dan keputusan. Berikan alasan. Katakan dengan logika, bukan dengan posisi atau otoritas.

Otoritas dapat membuat Anda “benar,” tetapi memberi kesempatan kepada orang lain untuk menilai dan menaggapi ide Anda sebelum diketuk palu itu akan memberikan nuansa kebersamaan dan membuat orang lain merasa dihargai. Sehingga orang lain akan merasa saling memiliki, menjaga, dan bertanggungjawab.

“Saya Salah”

Akui kesalahan Anda, karena mengakui kesalahan tidak akan membuat Anda kehilangan rasa hormat orang lain. Meskipun pada prakteknya Anda tidak salah, namun Anda mengakui kalau Anda yang salah itu akan membuat orang lain atau team Anda sadar, kemudian dengan sendirinya mereka tidak sungkan-sungkan mengakui kesalahannya kepada Anda dan tambah hormat kepada Anda.

“Itu Mengagumkan”

Pujilah sekicil apapun prestasi yang diraih orang-orang disekitar Anda. Karena dengan begitu akan membuat orang-orang disekitar Anda merasa diperhatikan dan dihargai dan mereka akan terus meningkatkan prestasi dalam berbagai hal.

“Terima Kasih Kembali”

Ketika ada orang lain berterimakasih kepada Anda, segera mungkin Anda bilang “Terima Kasih Kembali”.

Jangan biarkan terima kasih, selamat, atau pujian seolah-olah milik Anda atau berkat jasa Anda. Buatlah orang lain merasa ikut andil dalam perubahan atau kejadian baik itu.

“Bisakah Anda Membantu Saya?”

Bila Anda membutuhkan bantuan, terlepas dari jenis bantuan yang Anda, lakukan dengan tulus dan rendah hati, denga mengatakan “Bisakah Anda membantu saya?”

Kami yakin Anda akan mendapatkan bantuan. Dan dalam prosesnya Anda akan mendapatkan penghormatan dan kesediaan untuk mendengarkan apa yang Anda butuhkan. Sikap inilah sejatinya harus dimiliki seorang pemimpin besar.

“Maafkan Aku”

Semua orang pasti akan membuat kesalahan, jadi kita semua memiliki hal-hal yang perlu untuk meminta maaf : kata-kata, kelalaian, tindakan, gagal untuk meningkatkan, langkah, menunjukkan dukungan. Semuanya berpotensi kesalahan. Jadi jangan pernah malu untuk meminta maaf sekalipun Anda seorang atasan atau orang yang berkuasa. Justru ketika Anda berani minta maaf atas kesalahan-kesalahan itu menunjukan seorang yang gentle.

Namun jangan sekedar meminta maaf saja, tunjukan kalau Anda bertanggungjawab atas kesalahan Anda dan memperbaikinya.

“Dapatkah Anda Menunjukkan?”

Ketika Anda meminta untuk diajarkan atau ditunjukan, beberapa hal terjadi: Anda secara implisit menunjukkan Anda menghormati orang yang memberikan saran, Anda menunjukkan Anda percaya pengalamannya, keterampilan, dan wawasan.

Jangan hanya meminta masukan. Meminta untuk diajarkan atau dilatih atau ditunjukan. Kemudian Anda berdua menang.

“Mari Saya Berikan Bantuan”

Banyak orang melihat meminta bantuan sebagai tanda kelemahan. Jadi, banyak orang ragu untuk meminta bantuan.

Tawarkan diri untuk memberikan bantuan. Jangan hanya mengatakan, “Apakah ada yang bisa saya bantu?” Kebanyakan orang akan memberikan Anda sebuah versi dari jawaban refleksif “Tidak, aku hanya mencari” untuk pegawai penjualan dia akan berkata, “Tidak, aku baik-baik saja.”

Jadilah spesifik. Temukan sesuatu yang dapat Anda bantu. Katakanlah “Saya punya beberapa menit. Dapatkah saya membantu Anda menyelesaikan itu?” Tawarkan dengan cara yang terasa kolaboratif, tidak menggurui atau serampangan.

Kemudian benar-benar menyingsingkan lengan baju Anda dan membantu.

“Aku Mencintaimu”

Tidak, tidak di tempat kerja, tetapi di mana-mana yang Anda maksud itu – dan setiap kali Anda merasakannya.

“Tidak Ada”

Kadang-kadang hal terbaik untuk mengatakan sesuatu. Jika Anda marah, frustrasi, atau marah, tetap tenang. Anda mungkin berpikir ventilasi akan membuat Anda merasa lebih baik, tapi itu tidak pernah terjadi.

Diamlah sampai Anda tahu persis apa yang harus dikatakan – dan apa yang mempengaruhi kata-kata.


Credit: ZonaPengusaha.com
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar