Sabtu, 01 Mei 2010

Menjadi Entrepreneur dan Pebisnis Muda Sukses

Penulis : Erifson Jenando

Kemarin teman saya melamar perkerjaan ke beberapa perusahaan. Teman saya ini ketika kuliah dulu cukup cemerlang dan memiliki prestasi yang lumayan. Akan tetapi gara-gara ketatnya persaingan, dia belum dapat perkerjaan juga, padahal sudah 6 bulan dia mengganggur. Bandingkan dengan teman saya yang satu lagi, ketika masa kuliah dulu prestasinya biasa-biasa saja, akan tetapi ketika dia keluar dari kampus, dia sudah punya penghasilan dari bisnis kecil-kecilan yang ditekuninya sejak masih bangku kuliah. Memang tidak terlalu besar, hanya bergerak di bisnis pulsa, tapi mendingan ‘ada' daripada ‘tidak sama sekali' bukan? Atau, lebih baik mempunyai penghasilan dari 2 sumber daripada 1 sumber bukan? :D

Akhir-akhir ini, banyak sekali pelatihan / training dalam bentuk seminar atau expo yang bertemakan entrepreneur atau pebisnis muda. Mungkin ada yang berpendapat, "Hmmm apa pentingnya sih menjadi entrepreneur? Jadi pebisnis itu kan susah, membutuhkan modal besar, apalagi kalau usaha kita nanti bangkrut, rugi banget. Mendingan jadi pegawai, setiap bulan pasti dapat duit, yang pasti-pasti saja lah."

Memang tidak ada salahnya menjadi pegawai, tapi pertanyaanya sekarang adalah, "Kalau bisa menjadi ‘tangan di atas', kenapa harus menjadi si ‘tangan di bawah'?Kalau bisa jadi ‘Bos' atas bisnis kita, kenapa harus jadi pegawai yang disuruh-suruh? Kalau bisa sekarang mempunyai penghasilan tanpa menunggu gelar/titel, kenapa harus nanti ketika lulus baru cari penghasilan?

Mungkin juga teman2 juga sering melihat ada teman di kampus atau di kantor yang menawarkan bisnis kepada kamu yang bersifat MLM atau Member Get Member. Kebanyakan dari kita pasti kurang tertarik dengan bisnis seperti ini, tapi tahukah Anda, saya pernah bertanya ke beberapa teman saya yang pernah menawarkan bisnis sejenis kepada saya, dan mereka semua bilang kalau mereka melakukan bisnis begitu bukan karena mereka suka atau seneng berbisnis MLM, tapi mereka sedang mengejar IMPIAN untuk MASA DEPAN YANG LEBIH BAIK. Wow! That's great! Mereka berkerja bukan untuk masa sekarang, tapi untuk masa depan. Pola pikir ini lah yang sangat jarang ditemui.

Pada zaman teknologi ini, memang tidak bisa dipungkiri, anak-anak muda haruslah kreatif dan mandiri. Tidak perlu meminta-minta uang lagi kepada ortu, tapi haruslah sigap dan bertindak cerdas untuk masa depannnya. Tidak harus bisnis yang saya kasih contoh di atas, masih banyak lagi seperti bisnis clothing, online, kue, musik, otomotif, dan masih banyak lagi.

Intinya cuma satu, lakukan bisnis sesuai dengan HOBI kamu. Kalau kamu udah melakukan sesuai hobi, kamu akan selalu enjoy walaupun bisnis kamu naik turun penghasilannya. Kalo kamu seneng masak, ya kamu bisa titipkan makan atau kue yang sering kamu buat ke kantin kampus atau sekolah. Nah, nanti kamu dapat komisi apabila makanan itu laku. Misalnya kamu senang otomotif, kamu bisa memanfaatkan ilmu kamu tentang otomotif dengan membuka klinik otomotif di internet, tapi tentunya teknis nya tidak bisa saya jelaskan semua di sini. Atau kalau kamu ingin bisnis yang modalnya tidak terlalu besar, dan barangnya banyak dibutuhkan (kebutuhan primer bisa dibilang pada zaman sekarang), yaitu bisnis pulsa, kamu bisa menjadi ‘counter pulsa dadakan' teman-teman kamu di mana pun kamu berada.

Intinya adalah asal ada kemauan, pasti ada jalana (if there is a will, there is a way). Ingat, KONDISI kamu hari ini tidak menjamin masa depan kamu, tapi POLA PIKIR kamu hari ini, itu yang menjamin masa depan kamu!! SEMANGAT!!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar